Subscribe your email

December 24, 2016

Dreambirds Diamond present : “TIGRANTULA”

BY Dreambirds Artwear

At the end of 2016, Dreambirds has finally released their annual Dreambirds Diamond collection called “Tigrantula”. Painted beautifully by the Sheterror a.k.a Sasa Rianzi herself using watercolor and processed at Dreambirds workshop in Cililitan using the very best materials in the market. It is also screenprinted by hands for 8 colors and comes with amazing bonus ; enamel pin, patch, C.O.A, and lots of stickers, also a very exclusive one-of-a-kind boxset.

Tigrantula are made into 3 categories ; SS Tshirt // 295k, fleece Adjustable Crewneck // 415k, and the ultimate flight jacket ( using 3M Thinsulate fur & high quality twill fabric.) // 888k // The collection will be set to released on next Monday Dec 26th 2016 via online & in-store starting at 10:00 WIB.

Read More » | December 24, 2016 | Category: Blogs, Videos |

December 5, 2016


BY Dreambirds Artwear

Born and raised in St.Koxla, South of Birdiesville, Greg is a special chicken-boxer who stood up against and fought the H.F.D ( Human Food Detractor ) agents and Darkhearts.

His supreme gift in strength was earned through endless hours of vigorous training with his legendary coach, Darabond. Greg was the only chicken able to defeat the Darkhearts back in the historical “Crispy Genocide” era.

Lately the new H.F.D elites join forces with Darkhearts to illegally export chickens from Birdiesville to earth. Greg was very angry to hear the news and promise the people that he shall return and destroy the shipment.

But since he was retired for a very long time, he gotten super fat, and he is not as fast as he was before, especially since his coach, Darabond left him for no reason two years ago. Greg has lost his passion in boxing…

Earlier today, Darabond send a note to Greg, it says…

” Greg, i left you because there is a legendary fighters club hidden outside Birdiesville, it is said to be the best training camp in the entire galaxy. And now as i writing this note to you, i am in the camp watching the best fighter i have never seen before. Now, follow the map, we will train again and become even a greater chicken boxer, and ultimately defeat the Darkhearts once and for all.”

“GREG” is new character from the world of Birdiesville, produced for only 60 pcs throughout the world and will never be restocked. Printed using Plastisol ink for maximum durability and bold colors on a dark heather grey Tshirt. Comes with the golden box and lots of freebies. Contact our online service for order.

Read More » | December 5, 2016 | Category: Blogs, Videos |

November 29, 2016


BY Dreambirds Artwear

It is said that in the outer rim of Birdiesville island, lives a very unique musician…

Hiding in an old hut from the civilization to hone the skill of mimicking flamenco guitar using only his beak. His name is Sanchez. He is one of the four Birdiesville musician that will help summoning the White Bird and defeat the terror of Darkhearts.

Sanchez ability is not an
ordinary one,

Every time he performs,
the frequency is was so strong it could break or melt hard walls and kills low cast of Darkhearts.
Every Sunday night in front of Jonsi’s Barbershop, Sanchez plays a very soulful music to entertain the people of Birdiesville.

Until one day he was gone missing…

Some said he left the island because his only love, Equina, was being captivated by the Darkhearts for a mysterious purpose. So he trained himself, gathered information for years about the whereabout of Darkhearts lair and vowed for one day he will get her back.

Now… he is back to Birdiesville. ~

“SANCHEZ” is new character from the world of Birdiesville, produced for only 60 pcs throughout the world and will never be restocked. Printed using Plastisol ink for maximum durability and bold colors on a dark heather grey Tshirt. Comes with the golden box and lots of freebies. Contact our online service for order.

Read More » | November 29, 2016 | Category: Blogs, Videos |

October 22, 2016


BY Dreambirds Artwear

Dreambirds workshop is getting excited for the new collection! We will be joining the Boys Market 2016 event in November 3rd – 5th 2016 at Gandaria City. See you there!

And if you are wondering are we are joining Jakcloth Year End Sale, the answer is NO. So make sure you come by to Boys Market!


Read More » | October 22, 2016 | Category: Blogs, Videos |

October 14, 2016


BY Dreambirds Artwear

At last! after 6 years in hiatus of The Halloween collection, Dreambirds is finally back bringing you 4 artworks consist of horror legend : Michael Myers, Leatherface, Pennywise, and special guest Batman/Pikachu!

Available in SS, LS, and hoodie, Popular Terror 2016 is a collection that you must have because it is full handdrawn set and also the return of Dreambirds Supreme’s golden box!

Shot in Kota Tua by our favorite photographer, Hans Marley with our ambassador, Jevier Justin, The photo session is one of our favorite in 2016, without further a do, here are the lookbook!










































For order & inquiries :


Read More » | October 14, 2016 | Category: Blogs |

October 3, 2016


BY Dreambirds Artwear

1st look at “Popular Terror : Chapter II” collection. Inspired by the horror legends from the early 80′s & 90′S; Michael Myers, Leatherface, and Pennywise.

Available in ss & ls tees, zipper & pullover hoodie. This highly anticipated collection will be available on Saturday, October 15th 2016 at 10am via online & in store. Happy Halloween!

For more info & inquiries, contact us :

Line@ : @dreambirds
Whatsapp : +62 812 8354 1536
Dreambirds HQ : Komp.Kodam Jaya blok.S no.1 Cililitan Kramatjati, Jakarta Timur

Read More » | October 3, 2016 | Category: Blogs, Videos |

October 3, 2016

“IT” mini series // 1990 // Stephen King

BY Dreambirds Artwear

“IT” (1990) yang disutradarai oleh Tommy Lee Wallace merupakan mini seri horror sebanyak 2 episode yang diangkat dari novel terkenal karya Stephen King. Film ini mengisahkan sekelompok anak-anak kecil yang terbuang dari pergaulan dan tidak sengaja bertemu dengan sebuah makhluk predator yang dapat berubah bentuk sesuai dengan fobia terdalam victimnya, yang mana hampir selalu berupa badut bernama Pennywise The Dancing Clown, diperankan oleh aktor legendaris Tim Curry.

Semenjak penayangannya di ABC tv pada 18 – 20 November 1990, “IT” mendapatkan pujian dari kritikus film karena memiliki plot dan akting yang baik, dan tentunya cukup berhasil mengintrepetasikan novel Stephen King secara visual. Karena film ini, Tim Curry dipuji oleh kritikus dan menempatkan dia sebagai salah satu aktor terbaik di masa itu. Komposer musik Richard Bellis dianugerahi Prime Time Emmy Award For Outstanding Achievement In Music Composition atas karyanya untuk film ini.

Special FX artist, Mixon bercerita dalam sebuah interview bahwa untuk mendandani Tim Curry menjadi Pennywise membutuhkan waktu selama 3 jam ditambah lagi dengan beberapa kali penolakan dari produser yang mengatakan beberapa adegan seperti mayat yang muncul dari sungai terlalu seram, sehingga Mixon yang awalnya menambahkan daging-daging yang terkelupas dari mayat akhirnya hanya menambahkan rumput laut dan mengecat hitam sang mayat, namun untungnya produksi film ini tidak memiliki hambatan yang berarti.

Tim Curry yang terkenal selalu memerankan karakter antagonis seperti di film Legend, Rocky Horror Show mengatakan karakter Pennywise yang dimainkan merupakan salah satu yang paling sulit, karena dia merasa harus akting sedikit lucu namun tetap menyeramkan, “merupakan tantangan tersendiri bagi saya” ujarnya. Dia juga menambahkan, apabila anda perhatikan wajah Pennywise ini merupakan wajah badut yang murung walaupun sudah dipakaikan kostum warna warni, Tim Curry mengesankan “ Badut ini seolah menyiratkan sebuah senyum, senyum yang ditujukan untuk mengganggu kejiwaan victimnya. ”

Read More » | October 3, 2016 | Category: Blogs, Videos |

September 26, 2016

Halloween Is Near

BY Dreambirds Artwear


This Saturday ,October 1st, the first day of Halloween season ~ #Dreambirds will share the complete guideline for #PopularTerror2016 collection consisting of :

- Price list
- Release date
- Artwork sneak peek
- Official trailer
- Free wallpaper

So make sure to stay tuned because you don’t wanna miss this exciting info. HOOT!

Remember, October 1st, Saturday, 19:00 WIB!

Read More » | September 26, 2016 | Category: Blogs |

September 26, 2016

“The Texas Chainsaw Massacre” // 1974 // by Tobe Hooper

BY Dreambirds Artwear

Apabila Halloween dengan Michael Myers merupakan godfather film slasher tahun 80an, maka The Texas Chainsaw Massacre adalah godfather untuk film dengan genre gore pada tahun 70an. Ya, untuk masa itu, film ini sangat kontroversial, penuh dengan kesadisan dan di tolak hampir seluruh teater.

Sutradara Tobe Hooper hanya memiliki budget sebesar $300.000 sehingga menyebabkan waktu syuting yang dapat dikatakan sangat cepat, yaitu 4 bulan saja. Dia mengakui dalam sebuah interview inspirasi terbesar untuk tokoh Leatherface didapat dari pembunuh berantai terkenal bernama Ed Gein pada tahun 1950. Pembunuh tersebut gemar mengkoleksi bagian-bagian tubuh dari korbannya dan dijadikan kerajinan tangan seperti tutup lampu, topeng, celana legging yang terbuat dari kulit. Ed Gein juga menginspirasi film Psycho karya Alfred Hitchcock.

Penggunaan gergaji mesin oleh Leatherface di film ini terinspirasi hal yang tak disangka, Suatu ketika Tobe Hooper sedang berada di toko perkakas dan antriannya sangat panjang, karena tidak sabar sang sutradara membayangkan dia memiliki gergaji mesin ditangan dan menghalau sekitarnya.

Proses syuting film ini memiliki cerita yang cukup menarik dan sedikit kelam. Dikarenakan minimnya budget dari produser film, sang sutradara berusaha mengakali adegan berdarah dengan dengan darah asli dari sapi lokal. Dikatakan di dalam sebuah interview, lokasi syuting memiliki panas 45c dan tidak ada pendingin ruangan. Pemeran Leatherface, Gunnar Hansen tidak mencuci kostum dan topengnya dan memakai selama 6 sampai 12 jam karena mereka tidak memiliki uang yang cukup membuat kostum lebih dari satu.

Art director Robert Burns harus berkeliling sekitar lokasi syuting untuk mengumpulkan bangkai sapi untuk diambil tengkoraknya sebagai properti film dan beberapa adegan melibatkan Burns melukai dirinya agar darah yang keluar terlihat realistik. Ada salah satu adegan dimana Leatherface hendak memenggal kepala korbannya dengan gergaji mesin asli dan ketika take hampir saja mengenai kuping sang aktor.

Ketika proses syuting usai, seluruh kru dan pemeran membenci Tobe Hooper karena merasa nyawa mereka terancam. Bahkan hingga bertahun-tahun setelahnya mereka masih dongkol dengannya.

Namun, terlepas dari proses pembuatan yang pelik, kesulitan dalam distribusi, penolakan tayang di berbagai teater, film ini sukses besar dan menghasilkan $30.000.000 serta menjadi salah film gore pertama pada masanya dan memiliki penggemar yang cukup banyak hingga pada hari ini. Bahkan film ini dibuat versi remake beberapa tahun lalu, namun bagi kami tidak dapat menggantikan versi orisinil karya Tobe Hooper.

The Texas Chainsaw Massacre // 1974 // Directed by Tobe Hooper

Read More » | September 26, 2016 | Category: Blogs, Videos |

September 26, 2016

“Halloween” // 1978 // by John Carpenter

BY Dreambirds Artwear

Di tahun 1978, Halloween merupakan salah satu “godfather” low budget film slasher yang menjadi fondasi film horor masa kini. Mengapa low budget? Sang producer film bernama Moustapa Akkad hanya memberikan modal $320.000 yang mana untuk sebuah film kelas hollywood saat itu sangat minim. Namun nyatanya film ini sangat fenomenal dan berhasil mendapatkan keuntungan bersih sebesar $47.000.000.

John Carpenter pada masa itu merupakan sutradara yang belum terlalu memiliki pengalaman yang banyak dalam menyutradarai film. Namun menurut pengakuan Moustapa Akkad, dia berhasil menyakinkan sang produser HANYA dengan menceritakan naskah secara verbal & sangat mendetail bahkan rumornya saat dia berani tidak dibayar untuk kelangsungan film tersebut.

John Carpenter melakukan hampir semua proses film itu dari mulai menulis naskah, menyutradarai, membuat musik latar, karena dalam sebuah interview dia mengatakan ” semua ( script/music/direct ) itu berkesinambungan, dan saya memiliki visi yang jelas untuk film Halloween ini. ”

Sang pemeran utama Laurie Strodes yang diperankan oleh aktris TV seri yang saat itu tidak begitu terkenal bernama Jamie Lee Curtis memiliki kisah yang cukup unik dalam proses pembuatan film ini. Ketika pada saat syuting, sutradara John Carpenter memberikan cerita sugesti kepada sang aktris hal-hal seram yang membuatnya takut agar lebih menghayati perannya. Bahkan di sebuah adegan dimana Laurie menangis histeris, konon itu merupakan tangisan yang nyata ketika dia memikirkan hal-hal yang amat menakutkan. Hasilnya? Performance yang jenius dari Jamie Lew Curtis.

Lucunya, sang aktris awalnya tidak merasa demikian, justru ia melihat aktingnya sangat buruk ketika pemutaran perdana film tersebut. Di sebuah interview dia berkata ” Ketika film Halloween ini usai, aku pulang dengan rasa kecewa. Tamatlah karir perfilman ku karena aktingku sangat buruk. ” namun, tak disangka beberapa hari kemudian, John Carpenter menelpon hanya untuk memberikan selamat dan mengungkapkan betapa hebat akting Jamie Lee Curtis.

Tentunya di film Halloween ini yang paling membuat kita selalu teringat adalah topengnya. Dengan wajah putih, mata besar tanpa ekspresi dengan rambut yang acak-acakan akan selalu membuat bergidik setiap kali mengingat sepak terjang Michael Myers.

Namun, pada awalnya topeng ini terjadi justru dikarenakan minimnya budget yang dimiliki oleh John Carpenter dan Tommy Lee Wallace ( art director ). Tommy menghampiri Don Post Studio di California, sebuah studio pembuatan topeng yang terkenal pada saat itu, namun harganya sangat tinggi dan studio tersebut tidak tertarik untuk berkerjasama. Akhirnya Tommy membeli sebuah topeng Captain Kirk dari film Star Trek seharga $1 dan mengecat putih serta membolongi matanya lebih besar agar terlihat lebih menakutkan. Hasilnya? Wajah tanpa ekspresi yang akan terus menghantui kita. Brilian!

Bertahun-tahun setelah film Halloween usai, sang pemeran captain Kirk, William Shatner tidak sadar bahwa wajah dari Michael Myers adalah molding dari dirinya. Dalam sebuah interview dia mengatakan bahwa dia sangat tersanjung mendengar hal tersebut.

Halloween // 1978 // Directed by John Carpenter

Read More » | September 26, 2016 | Category: Blogs, Videos |